NAMA :DEDE MAFASON
NPM : 21412775
KELAS : 1IC03
TUGAS
MINGGU KE 6
MANUSIA DAN PENDERITAAN
A. Pengertian Penderitaan
Penderitaan berasal dari kata
derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra. Derita artinya
menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan itu
dapat lahir atau batin atau lahir batin.
B. Siksaan
Siksaan dapat diartikan sebagai
siksaan badan atau jasmani dan dapat juga berupa siksaan jiwa atau
rohani.Akibat siksaan yang dialami seseorang, timbullah
penderitaan.Siksaan yang sifatnya psikis misalnya:
1. Kebimbangan: dialami
seseorang bila ia pada suatu saat tidak dapat menentukan pilihan yang akan
diambil.
2. Kesepian: dialami seseorang yang
merasa kesepian walaupun berada di lingkungan ramai.
3. Ketakutan: merupakan bentuk lain
yang dapat menyebabkan seseorang mengalami siksaan batin.
Sebab Seseorang Merasa
Ketakutan diantaranya:
1. Claustrophobia : takut terhadap
ruangan tertutup,
2. Agorophobia : takut terhadap
ruangan terbuka,
3. Gamang : takut berada di tempat
ketinggian,
4. Kegelapan : takut bila berada di
tempat gelap,
5. Kesakitan : takut yang disebabkan
rasa sakit,
6. Kegagalan : takut akan mengalami
kegagalan.
C. Kekalutan Mental
Kekalutan mental adalah gangguan
kejiwaan akibat ketidakmampuan seseorang menghadapi persoalan yang harus
diatasi sehingga yang bersangkutan bertingkah kurang wajar.
Gejala-gejala permulaan
seseorang mengalami kekalutan mental :
1. Nampak pada jasmani : merasakan
pusing, sesak napas, demam, nyeri pada lambung.
2. Nampak pada kejiwaan : rasa
cemas, ketakutan patah hati, apatis, cemburu, mudah marah.
Tahapan-tahapan gangguan
kejiwaan adalah :
1. Gangguan
kejiwaan nampak dalam gejala-gejala kehidupan Si Penderita baik jasmi maupun
rohani,
2. Usaha
mempertahankan diri dengan cara negative,
3. Kekalutan
merupakan titik patah (mental breakdown).
Sebab-sebab timbulnya
kekalutan mental :
1. Kepribadian
yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna,
2. Terjadinya
konflik sosial budaya akibat norma, berbeda antara yang bersangkutan dengan apa
yang ada dalam masyarakat sehingga ia tidak dapat menyesuaikan diri lagi,
3. Cara
pematangan batin yang salah dengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap
kehidupan sosial.
Proses-proses kekalutan
mental yang dialami seseorang mendorongnya ke arah :
1. Positif : trauma (luka jiwa),
survive dalam hidup,
2. Negatif : trauma diperlarutkan
atau diperturutkan akhirnya frustasi.
BENTUK-BENTUK FRUSTASI
1. Agresi : kemarahan yang
meluap-luap akibat emosi tidak terkendali,
2. Regresi : kembali pada pola
reaksi primitif atau kekanak-kanakan,
3. Fiksasi : pembatasan pada satu
pola yang sama,
4. Proyeksi : memproyeksikan
kelemahan dan sikap-sikap sendiri yang negatif pada orang lain,
5. Identifikasi : menyamakan diri
dengan seseorang yang sukses dalam imajinasinya,
6. Narsisme : merasa dirinya lebih
superior daripada orang lain,
7. Autisme : gejala menutup diri
secara total dari dunia riil, puas dengan fantasinya sendiri.
Penderita kekalutan mental
banyak terdapat dalam lingkungan seperti :
1. Kota-kota besar,
2. Anak-anak muda usia,
3. Wanita,
4. Orang yang tidak beragama,
5. Orang-orang yang terlalu mengejar materi.
D. Penderitaan Dan Perjuangan
Penderitaan dikatakan sebagai kodrat
manusia, artinya sudah menjadi konsekuensi manusia hidup bahwa manusia hidup
ditakdirkan bukan hanya untuk bahagia melainkan juga menderita. Karena itu
manusia harus optimis, ia harus berusaha mengatasi kesulitan hidup.
E. Penderitaan, Media Masa, dan Seniman
Dalam dunia modern sekarang ini
kemungkinan terjadi penderitaan itu lebih besar. Hal ini telah dibuktikan oleh
kemajuan teknologi dan sebagainya mensejahterakan manusia dan sebagian
lainnya membuat manusia menderita.
Media masa merupakan alat yang
paling tepat untuk mengkomunikasikan peristiwa-peristiwa penderitaan manusia
secara cepat kepada masyarakat. Tetapi tak kalah pentingnya komunikasi yang
dilakukan para seniman melalui karya seni sehingga para pembaca, penontonnya
dapat menghayati penderitaan sekaligus keindahan karya seni.
F. Penderitaan Dan Sebab- Sebabnya
Berdasarkan sebab timbulnya
penderitaan, maka penderitaan manusia dapat diperinci sebagai berikut :
1. Penderitaan yang timbul karena perbuatan
buruk manusia :
• Perbuatan semena-mena kepada pembantu rumah tangga,
• Perbuatan buruk orang tua yang menganiaya anak,
• Perbuatan buruk para pejabat zaman orde lama,
• Perbuatan buruk manusia terhadap
lingkungan : banjir dan tanah longsor, perbuatan lalai : gas beracun.
2. Penderitaan yang timbul karena penyakit,
siksaan/azab Tuhan
• Seorang anak lelaki buta sejak dilahirkan,
• Nabi Ayub mengalami siksaan Tuhan, tetapi dengan
sabar menerima cobaan ini,
• Tenggelamnya Fir’aun di laut Merah.
G. Pengaruh Penderitaan
Sikap yang timbul pada orang yang
mengalami penderitaan berupa sikap positif ataupun sikap negatif.Contoh sikap
negatif yaitu penyesalan karena tidak bahagia, sikap kecewa, putus asa, ingin
bunuh diri. Kelanjutan dari sikap negatif ini dapat timbul sikap anti, misalkan
tidak mau kawin, tidak punya gairah hidup.
Apabila sikap negatif dan sikap
positif ini dikomunikasikan oleh para seniman kepada para pembaca, penonton,
maka para pembaca, para penonton akan memberikan penilaiannya.






0 komentar:
Posting Komentar