Selasa, 19 April 2016

TUGAS SOFTSKILL KE - 2.2

Nama   : Dede Mafason
Npm     : 21412775  
Kelas    : 4IC03
Dosen   : Sandhi Prajaka
Mata Kuliah : Teknologi Informasi dan Multimedia

www.gunadarma.ac.id



SOFTWARE YANG DIGUNAKAN DALAM 

APLIKASI OPEN SOURCE

A. OPEN SOURCE
Open Source artinya, software yang dapat kita akses denagn source codenya dibuka ke publik, anda bisa memodifikasi dan mendistribusikan atau mempublikasikan source code hasil modifikasi dengan syarat-syarat tertentu, misalnya dengan tetap mempertahankan nama softwarenya. Biasanya software yang bersifat open source menyertakan kode sumber dalam pendistribusiannya. Tujuan pembuatan open source software biasanya bukan untuk tujuan komersil, namun lebih ke tujuan sosial bagaimana sebuah software bisa bermanfaat bagi para pengguna. kemudian menjadi terkenal setelah dipublikasikan oleh tim O’Reilly melalui sebuah event yang diadakan di bulan April 1999.
Beberapa contoh open source software misalnya Pidgin, qGo, Inkscape, gimp, dan masih banyak lag
  • Pidgin
Pidgin (nama sebelumnya adalah Gaim) adalah salah satu sofware open source untuk akses layanan olah pesan instan, berdasarkan dari sebuah perpusatakaan yang bernama Libpurple.  Libpurple memberi dukungan banyak untuk bagi pengguna umumnya orangnya yang menggunakan olah pesan cepat memungkinkan pengguna untuk login ke berbagai layanan yang berbeda dalam satu aplikasi. Jumlah pengguna Pidgin diperkirakan akan lebih dari 3 juta di tahun 2007
  • Inkscape
Inkscape adalah sebuah perangkat lunak editor gambar vektor yang bersifat perangkat lunak bebas dibawah lisensi GNU GPL. Tujuan utama dari Inkscape adalah menjadi perangkat grafik mutakhir yang memenuhi standar XMLSVG, dan CSS.
Inkscape bersifat cross-platform dan dapat dijalankan pada Mac OS X (biasanya dibawah aplikasi X11, walaupun toolkit GTK+ yang digunakan dapat dikompilasikan untuk beroperasi secara langsung dibawah Quartz[2]), sistem operasi berbasis Unix, dan Microsoft Windows. Implementasi SVG dan CSS di Inkscape belum sempurna, misalnya Inkscape tidak mendukung animasi SVG, dan font SVG, walaupun dukungan dasar untuk pembuatan font SVG telah diimplementasikan pada versi 0.47. Inkscape bersifat multibahasa, terutama untuk antarmuka dan script rumit, sesuatu yang sering terlewatkan pada sebagian besar editor grafik vektor komersil.
Pada 2010, Inkscape dalam proses pengembangan aktif, dengan penambahan fitur dan antarmuka baru secara rutin pada setiap rilis baru.

1. FREWARE
Freeware adalah yaitu software tersebut gratis digunakan, seorang pengguna tidak bisa melihat source code software tersebut, biasanya disertai syarat tidak boleh memodifikasi software tersebut. Ada pula yang disertai syarat harus untuk kepentingan non-komersial. Tetapi syarat mutlak sebuah software disebut freeware adalah tanpa batasan jumlah dan waktu pemakaiana bagi seseorang yang ingin menggunakannya.
Contoh dari Freeware adalah:
  • Mozila Firefox
Firefox jauh lebih aman dan nyaman. Tab browsing, dukungan yang baik terhadap teknologi web (CSS dan Javascript), Popup blocker, perluasan dengan extension, RSS feed dan sejumlah keunggulan lainnya. Firefox terbaru, Firefox 2.0 (masih dalam tahap RC2) bahkan sudah dilengkapi dengan antiphising.
  • Copernic Desktop Search
Perkenalkan Copernic Desktop Search! CDS akan mengindex setiap file di komputer, baik itu file dokumen, gambar, e-mail, video dan music. Hasil pencariannya juga sangat baik. Dilengkapi dengan kolom preview dan text highlight sehingga pengguna bisa melihat isi file yang sangat membantu dalam proses pencarian. Indexing juga bisa dilakukan di network share. Bila freeware sejenis lainnya hanya dapat digunakan di Windows 2000 ke atas maka CDS dapat dijalankan di Windows 9x.
  • Irfanview
Salah satu freeware image viewer yang paling terkenal adalah Irfanview. Irfanview sangat ringan. Hanya ~800KB untuk program dasar dan ~3MB untuk plugins. Tidak hanya bisa melihat gambar dengan berbagai macam format, Irfanview juga bisa melakukan sedikit manipulasi gambar, antara lain resizing, mengatur kontras gambar, konversi file masal (batch conversion), membuat slideshow, mengisi “file info” pada file gambar, membuat katalog gambar untuk presentasi di web dan lain-lain. Program komersial terkenal sejenis berukuran ~40 MB.
  • Antivir
Freeware Antivirus buatan Jerman dengan logo payung ini bukan hanya terkenal di tanah kelahirannya tapi juga di dunia. Antivir akan menjaga komputer pengguna dari serangan virus/adware/worm. Rasio deteksinya juga sangat tinggi ditambah dengan konsumsi resource komputer yang relatif kecil. Kelemahannya adalah harus sering online untuk update lisensi pemakaian dan virus definitionnya.
  • Ccleaner
File-file sampah sering muncul seiring dengan aktifitas kita memakai komputer. Apalagi bila pengguna sering menginstall hapus software komputer. File-file tak berguna bukan hanya memenuhi media penyimpanan pengguna tapi juga memperlambat kinerja komputer. Ccleaner akan menghilangkan file-file sampah, file-file yang tidak terpakai dan membersihkan jejak aktifitas pengguna berkomputer baik di browser dan berbagai aplikasi lainnya. Ccleaner juga bisa menghapus aplikasi yang sulit dihapus melalui “Add/remove programs” di Windows.
  • OpenOffice
Selengkap Microsoft Office terdiri dari Write (Word), Calc (Excel), Impress (Powerpoint), Base (Access). Menawarkan kompatibilitas penuh terhadap MS Office, Openoffice bisa membuka dan menyimpan ke format MS Office. Pemakaiannya juga tidak jauh berbeda. Keunggulan lain adalah format penyimpanan Open Document yang menggunakan XML kemudian dikompresi dengan ZIP. Hasilnya dokumen OpenOffice jauh lebih kecil daripada MS Office (bandingkan dengan format OLE pada MS Office). Bahkan tersedia versi Portable OpenOffice di www.portableapps.com yang memungkinkan anda membawa kantor anda di sebuah flashdisk.
  • 7-zip
Kompressor file format baru ini menawarkan rasio kompresi yang jauh lebih kecil daripada .ZIP yang terkenal. Aplikasi Opensource ini mendukung hampir semua format arsip antara lain RAR, ACE, ARJ, TGZ, TAR dan lain-lain. Memory yang digunakan untuk dekompresi juga relatif sedikit karena pengguna bisa memilih metode pengarsipan yang tersedia dan “Dictionary Size”. 7-Zip dengan ekstensi .7Z ini menggunakan AES-256 untuk mengenkripsi file arsip.
2. SHAREWARE
Shareware adalah software tersebut dapat didowload dan digunakan pengguna hanya untuk dicoba. Jika pengguna merasa softwarenya bagus, maka diharuskan membeli. Shareware sering dibatasi lama untuk pemakaiannya (misalnya trial 30 hari), atau jumlah software tersebut dijalankan hanya dalam waktu 30 hari, atau fitue-fitur/aplikasi tertentu tidak bisa diakses. Sesudah masa uji coba berakhir maka software tersebut akan terkunci (tidak bisa digunakan lagi)  jika pengguna ingin melanjutkan menggunakan sotware tersebut maka dia harus membayarnya. Beberapa contoh dari shareware ini misalnya
  • StyleXP
Style XP memungkinkan pengguna untuk memperluas fitur kustomisasi Windows XP dan memberikan kepada pengguna kekuatan untuk menginstal tema baru dan dapat meningkatkan Windows XP tersebut dengan  menyediakan alat yang berguna banyak seperi memilih, memutar, dan mengatur tema, gaya visual, wallpaper, dan login.
  • Window Blinds
Windows blind adalah tool buat buka file extension.wba. Tentunya software ini buat yang mengatur tema windows kita . WindowBlinds adalah utilitas perangkat lunak yang memungkinkan Anda untuk benar-benar mengubah tampilan dan nuansa dari Microsoft Windows.
Software ini bekerja dengan menerapkan gaya visual baru, kulit yang disebut, di seluruh user interface (judul bar, tombol push, start menu, taskbar, dll) dari sistem operasi. Sebagai hasilnya, Anda mendapatkan kontrol penuh atas cara Windows terlihat.
  • WinRAR
WinRAR merupakan salah satu program yang memiliki banyak fungsi yang cukup populer dibidang pengompresan data. Dengan program ini kita bisa mengkompres file-file apa saja. Jadi jika di PC kita banyak terdapat file2 yang berserakan maka kita bisa menyatukannya dengan program ini dan file2 yang kita satukan itu juga secara otomatis akan terkompress filenya sehingga tentunya akan menghemat space hardisk di PC kita. Winrar menawarkan kemampuan untuk membuat selfextracting dan multivolume arsip.
Fiture lainnya dari winrar ini adalah mendukung semua format kompresi populer ( RAR, ZIP, CAB, ARJ, LZH, ACE, TAR, GZip, UUE, ISO, BZIP2, Z and 7-Zip ). WinRAR mampu untuk memulihkan record dan pemulihan volume yang memungkinkan untuk membangun kembali meskipun secara fisik arsip telah rusak. Dan jika menurut anda ada folder-folder ataupun file – file penting yang harus dan tidak ingin orang lain membukanya maka dengan program ini kita bisa memberi sebuah password di folder ataupun files itu
Sumber :
http://elenasimanungkalit.blog.com/2011/10/26/freeware-shareware-open/

TUGAS SOFTSKILL KE - 2.1

Nama   : Dede Mafason
Npm     : 21412775  
Kelas    : 4IC03
Dosen   : Sandhi Prajaka
Mata Kuliah : Teknologi Informasi dan Multimedia

www.gunadarma.ac.id


JENIS - JENIS LISENSI SOFTWARE YANG MASIH ADA SAAT INI

DEFINISI LISENSI SOFTWARE

DEFINISI LISENSI


Definisi secara umum lisensi adalah izin yang diberikan oleh pemilik rahasia dagang kepada pihak lain melalui suatu perjanjian berdasarkan pada pemberian hak (bukan pengalihan hak) untuk menikmati manfaat ekonomi dari suatu rahasia dagang yang diberi perlindungan dalam jangka waktu tertentu dan syarat tertentu.

Menurut UU No 19 th 2002 Tentang Hak Cipta Bab I pasal 1 Lisensi adalah “ijin yang diberikan oleh pemegang Hak Cipta atau Pemegang Hak Terkait kepada pihak lain untuk mengumumkan dan atau memperbanyak ciptaannya atau produk hak terkait dengan persyaratan tertentu”.

DEFINISI SOFTWARE 

Dalam Bab I Ketentuan Umum Pasal 1 Undang-undang Hak Cipta program komputer adalah “Sekumpulan instruksi yang diwujudkan dalam bentuk bahasa, kode, skema, ataupun bentuk lain, yang apabila digabungkan dengan media yang dapat dibaca dengan komputer akan mampu membuat komputer bekerja untuk melakukan fungsi-fungsi khusus atau untuk mencapai hasil yang khusus, termasuk persiapan dalam merancang instruksi-instruksi tersebut”.

MACAM-MACAM LISENSI SOFTWARE

Menurut Microsoft dalam "The Hallowen Document" terdapat beberapa jenis lisensi yang dapat digunakan untuk program komputer :
  • Lisensi komersial (full version), Software yang diciptakan dengan lisensi ini, memang dibuat untuk kepentingan komersial. Sehingga pemakai yang ingin menggunakannya harus membeli atau mendapatkan ijin penggunaan dari pemegang hak cipta. Misalnya : Sistem operasi Microsoft Windows (98, ME, 200, 2003, Vista), Microsoft Office, PhotoShop, Corel Draw.
  • Lisensi Trial Software, Lisensi ini merupakan jenis lisensi yang biasa ditemui pada piranti lunak untuk keperluan demo dari sebua software sebelum diluncurkan ke masyarakat. Lisensi ini mengijinkan pengguna untuk menggunakan, mencopy atau menggandakan software tersebut secara bebas. Tetapi karena bersifat demo, maka seringkali piranti lunak dengan lisensi ini tidak memiliki fungsi dan fasilitas selengkap versi komersilnya. Lagipula perangkat lunak versi demo biasanya dibatasi oleh masa aktif tertentu. Contoh program tersebut misalnya program Adobe Photoshop CS Trial Version 30 for days.
  • Lisensi Non Commercial Use, lisensi ini biasanya diperuntukkan untuk kalangan pendidikan atau yayasan tertentu di bidang sosial. Sifatnya yang tidak komersial, biasanya gratis tetapi dengan batasan penggunaan tertentu. Contoh perangkat lunak yang memiliki lisensi ini adalah program Star Office yang dapat berjalan di bawah sistem operasi Linux dan Windows sekaligus.
  • Lisensi Shareware, merupakan lisensi yang mengijinkan user untuk menggunakan atau menggandakan tanpa harus ijin pemegang hak cipta. Tetapi berbeda dengan Trial Software, lisensi ini tidak dibatasi oleh batas waktu dan belum memiliki feature yang lengkap. Lisensi jenis ini biasanya ditemui pada piranti lunak perusahaan kecil. Beberapa contoh software kecil yang memiliki lisensi ini seperti Winzip, Paint Shop Pro, ACDsee dan lain sebagainya. 
  • Lisensi Freeware, Lisensi ini biasanya ditemui pada piranti lunak yang bersifat mendukung atau memberikan fasilitas tambahan. Contohnya antara lain adalah software-software plug in yang biasa menempel pada software induk seperti software Eye Candy yang menempel pada Adobe Photoshop atau program untuk mengkonversikan favorite test-IE ke bookmark-Netscape. 
  • Lisensi Royalty-Free Binaries, Perangkat lunak yang memiliki lisensi Lisensi Royalty-Free Binaries serupa dengan lisensi freeware, hanya saja produk yang ditawarkan adalah library yang berfungsi untuk melengkapi perangkat lunak yang sudah ada dan bukan merupakan suatu piranti lunak yang berdiri sendiri.
  • Lisensi Open Source, adalah lisensi yang membebaskan penggunanya untuk menjalankan, menggandakan, menyebarluaskan, mempelajari, mengubah dan meningkatkan kinerja perangkat lunak. Berbagai jenis lisensi open source berkembang sesuai dengan kebutuhan misalnya lisensi GNU/GPL, The FreeBSD, The MPL. Sedangkan jenis-jenis perangkat lunak yang memakai lisensi ini misalnya Linux, sendmail, apache dan FreeBSD .
  • Open atau Select Lisence, Jenis lisensi yang diberikan kepada suatu pengguna yang telah membeli atau membayar lisensi untuk penggunaan software tertentu yang akan dipasang (install) ke beberapa perangkat komputer yang akan dipergunakan.
  • Original Equipment Manufacture (OEM), Merupakan jenis lisensi yang diberikan kepada setiap perangkat yang dibeli secara bersamaan dengan penggunakan software-nya.
  • Full Price (Retail Product), adalah jenis lisensi yang diberikan kepada setiap pengguna yang telah membeli software secara terpisah dengan perangkat keras (hardware) secara retail. Biasanya pembelian perangkat lunak (software) ini akan dilengkapi dengan satu lembar surat lisensi yang lengkap dengan packaging serta manual book dari software tersebut.
  • Academic License, adalah jenis lisensi yang diberikan kepada setiap institusi pendidikan (sekolah-sekolah atau kampus) dengan harga khusus dan biasanya dengan sejumlah potongan tertentu (non komersial) dan ditunjukan dengan satu lembar surat lisensi yang dapat dipergunakan pada sejumlah perangkat seperti yang tertera pada surat lisensi tersebut.
  • Lisensi khusus bagi Independen Software Vendor (ISV), Jenis Independen Software Vendor (ISV) ini adalah jenis lisensi yang diberikan kepada setiap Independen Software Vendor (ISV) untuk pembelian software-software yang digunakan untuk pembuatan aplikasi (Development Tools Software) dengan harga khusus dan biasanya dengan sejumlah potongan tertentu dan ditunjukan dengan satu lembar surat lisensi yang dapat dipergunakan pada sejumlah perangkat seperti yang tertera pada surat lisensi tersebut. Saat ini perusahaan pembuatan software seperti Microsoft Indonesia sudah mengeluarkan jenis lisensi ini yang khusus diberikan kepada ISV-ISV yang berada di bawah pembinaan Microsoft Indonesia, salah satunya adalah Perusahaan Andal Software.
Sumber :
http://www.andalsoftware.com
http://www.totaltren.com/2015/01/mengenal-lisensi-software.html?m=1
luvne.com tipscantiknya.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com